Kekayaan kosakata seseorang menentukan kualitas keterampilan berbahasanya. Keterampilan berbahasa merupakan tujuan utama pengajaran bahasa. Seseorang dikatakan terampil berbahasa bila orang itu teramnpil menyimak, terampil berbicara, terampil membaca, dan terampil menulis. Buku ini ditujukan terutama para siswa, mahasiswa, para guru bahasa, dan para peminat pengajaran bahasa.
Bibliografi: hlm. 205
Bibliografi:hlm 203
Various positions regarding the Second Language Acquisition (SLA) – Language Pedagogy (LP) nexus have been advanced. Taking these as a starting point, this article will examine the nature of the SLA/LP relationship both more generally and more concretely. First, it will place the debates evident in the different positions regarding the relationship in a broader educational and professional co…